Diseberang malam kau akan merasa Entahlah, hingga kapan saya masih bertahan Bayanganmu tak pernah hilang Menyapaku dalam tenang malam Lembut, hangat menyatu dalam perasaan Aku ingin menutup senja di depan jendela Harapanku pudar dalam penantian sia-sia Bersama malam yang tiba dalam kerudung hitam Akhir penantian kuucapkan selamat malam *** Kamubercerita tentang malam Malam bercerita tentang kamu Yang menangis Dalam diam Jiwa terbelenggu Merindukan kemerdekaan Malam bercerita tentang kamu Kamu bercerita tentang malam Yang beku Berkepanjangan Tak ada lagi pagi Ini malam penghabisan Kamu dan malam bercerita Kepadaku Aku mengerti 29.08.2019 Mohon tunggu Lihat Puisi Selengkapnya Haruskamu akui bahwa dalam hal apa pun, kamu butuh seseorang. Banyak hal yang tidak bisa kamu kerjakan sendirian. Kamu butuh teman, kamu butuh seorang rekan. Puisi tentang sahabat ini, akan mengingatkan dirimu, bahwa kamu pernah dan akan selalu membutuhkan seorang teman, berterima kasihlah kepadanya. Tentang Aku dan Kamu, Kawan. Kawan, Yangkupinjam di sela tidurmu Selalu kubaca tanpa kau tahu — Cinta yang usang Cintaku berubah menjadi abu Semenjak kepergianmu Menjadi usang dan berdebu Sepeninggal dirimu — Bersatu kita abu Kau adalah abu bagi diriku yang berdebu Lalu apa bedanya aku dan dirimu? Baiknya kita bersatu — Rindu tak pernah jemu Mungkin aku harus berhenti mencari tahu 4Contoh Puisi tentang Pramuka. Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca. Pramuka adalah salah satu kegiatan sekolah yang memiliki banyak pengalaman, maka tak heran jika agenda api punggun (salah satu agenda favorit) disertakan pembacaan puisi yang biasa dilakukan. KEBAHAGIAAN Jika ingin bahagia, berdamailah dengan dirimu.. Jika ingin damai, tenanglah dengan semua musuhmu.. Tahlukkan musuh-musuh dengan kasih sayangmu.. Buat tersadar bahwa kau baik kepada semua selainmu.. Jika kau masih menyayangi Tuhanmu.. Ma'afkan dan rangkul kembali yang salah di sisimu.. Tunjukkan serta arahkan pada kebaikan oleh mu.. Nah Kumpulan Puisi Tentang Kucing Kesayangan di bawah ini bisa dijadikan bukti rasa cinta dan sayang kita kepada mereka. Di sisi lain, tingkah lucu yang diperagakannya, serta bulu-bulu halus yang sangat lembut untuk dielus mampu menjadikan kita betah berlama-lama untuk bermain dengannya. Nah, di artikel ini, saya akan mengajak kamu untuk sSfAoY. 6 menitBingung merangkai kata-kata untuk mengirim puisi malam untuk orang tercinta? Langsung saja simak sejumlah contoh puisinya di bawah ini! Dalam membuat sebuah puisi, banyak tema dan objek yang bisa kamu angkat, salah satunya adalah malam. Puisi tentang malam bisa berisi ungkapan perasaanmu mengenai kesendirian, rasa rindu, hingga cerminan hidup. Sebagai inspirasi, simak kumpulan puisi malam hari yang penuh makna berikut ini! Puisi tentang Malam ilustrasi puisi malam hari, puisi kesendirian di malam hari Berikut adalah puisi malam yang dijamin bakal membuat hatimu terenyuh. 1. “Persembunyiannya Ku Temukan” Sepertiga hari yang gelap jadi sahabat setia Menerima tumpahan duka dan suka cita yang tergelontor ku serahkan Sebagai saksi hidupku menumpuk rahasia di setiap jejak langkah pagi petang Sajak yang teralun jadi rantai penjaga hati Mengayun pasti tak pernah ragu Sekarang, tiba langkah terakhir dalam perjuangan yang berat Gerbang terbuka semerbak dengan harum wangi bunga Bahagia seperti tampak nyata Haru menderu Bahagia mengadang layaknya janji yang telah pasti Memeluk rindu erat tidak ingin terlepas 2. “Selama Bulan Menyinari Dadanya” Oleh Chairil Anwar Selama bulan menyinari dadanya jadi pualam ranjang padang putih tiada batas sepilah panggil-panggilan antara aku dan mereka yang bertolak Aku bukan lagi si cilik tidak tahu jalan di hadapan berpuluh lorong dan gang menimbang ini tempat terikat pada Ida dan ini ruangan “pas bebas” Selama bulan menyinari dadanya jadi pualam ranjang padang putih tiada batas sepilah panggil-panggilan antara aku dan mereka yang bertolak Juga ibuku yang berjanji tidak meninggalkan sekoci Lihatlah cinta jingga luntur Dan aku yang pilih tinjauan mengabur, daun-daun sekitar gugur rumah tersembunyi dalam cemara rindang tinggi pada jendela kaca tiada bayangan datang mengambang Gundu, gasing, kuda-kudaan, kapal-kapalan di zaman kanak Lihatlah cinta jingga luntur Kalau datang nanti topan ajaib menggulingkan gundu, memutarkan gasing memacu kuda-kudaan, menghembus kapal-kapalan aku sudah lebih dulu kaku 3. “Curah Malam” Bicaralah pada langit yang sepi Mengenai hikayat malam Dan dengar tak perlu kamu mengerti Bicaralah pada angin yang sepi Dan ingat, tidak aku minta kau mengakui Bicaralah pada gelapnya ini Akan raibnya beberapa mimpi Dan jangan sampai kau kembali Karena aku tidak peduli lagi ilustrasi puisi malam hari, puisi kesendirian di malam hari Jika puisi tentang malam sebelumnya masih kurang, jangan khawatir. Intip saja contoh puisi malam pentung makna berikut ini. 4. “Pasukan Mimpi” Teriak-teriak tanpa rasa haus di terik matahari siang tadi Merayap dalam kubangan putus asa, tak sedetikpun kami berhenti Berlari di rumput tinggi dan melewati pepohonan rindang tanpa berteduh menghilangkan keringat Terjang menerjang berbaku hantam dengan negatif diri Jika hari masih terang, tak perlukah kami semua tergeletak di ranjang-ranjang Tersenyum dalam mata terpejam Semangat muda memeluk raga yang sedikitnya merasa lelah Itu tidaklah seberapa Senyum mengembang melihat bumi yang kembali muda Menularkan gairah pelestarian di kaki-kaki tiang langit Menerbangkan ke luas laut Menghalau pergi memusnahkan apa yang akan mengotori Berbahagialah karena bumi terlihat sedikit lebih muda 5. “Sepertiga Malam” Di sepertiga malam Arsy-Mu terbuuka luas menghampar Rembulan tersenyum bersama gemintang Hatiku mendesah beranak ragu Kulangitkan doa di saat banyak mata terpejam Namun, apakah salah bila aku memaksakan minta Kepadamu mengenai ia di sepertiga malam Di sepertiga malam Saat yang tepat meluapkan semua harapan Dari dalam hati yang mulai berekah Dalam doa aku terus terang memintamu Suapa si pembuat merestui semua pintaku 6. “Senja Raib” Senja lenyap, menyatu cedera yang sangat panjang. Bak kubangan, kau tinggalkan sejuta angan. Menyatu fajar, dan kamu menggantikan gelapnya malam. Muram, tetapi tanpaku, kamu tak berkutik. Ini takdir, tidak patut jika ku kritik. Jadi, ku tegaskan, kehilanganmu benar-benar tidak asyik Puisi tentang Malam Hari Singkat dan Romantis ilustrasi puisi tentang langit malam, puisi malam yang dingin Ingin menunjukkan sisi yang berbeda dari dirimu? Kirim saja puisi malam romantis kepada pasangan. Jika bingung, coba tiru saja contoh puisi cinta romantis di bawah ini! 7. “Cantiknya Rembulan” Puisi malam cantiknya rembulan Di kala malam mula mendekati Ku renung jauh ke atas awan Ku anggap bintang yang berkerlipan Ternyata, wajahmu Menaklukkan cantiknya rembulan Ku coba menggapai si bintang Yang berkelipan dengan kesombongan Ingin ku petik tidak berwujud dengan tangan Ingin ku semat di dadamu, tuan Pertanda sayangku yangt tidak ternilai Kamu pacar idola Kan ku renung wajahmu di rembulan Biarkanlah aku seperti si pungguk yang kangen Hanya bayangmu yang dapat redakan Risau yang makin terjang Kamu layaknya bulan Tinggi di atas kayangan Hatiku sudah kamu tawan Hidupku tidak karuan 8. “Gelap Malam” Malam memang gelap Tapi cahaya rembulan lebih terang Menerangi semesta dunia Dengan cahaya gemilangnya 9. “Malam di Kotamu” Malam ini aku di kotamu Ketika kau di lain waktu Ingin ku kalung serantai kata Leher jenjangmu kau bawa juga Menelusuri kota lain di waktu yang beda Serantai kata kusematkan di tugu simpang kota ini Dan jika kau pulang Kau akan ingat padaku Dan serantai kata-kata Lalu, kau kalungkan di leher berjenjangmu Bagai boneka yang kuhadiahi Saat ulang tahun Tanganmu kurekatkan di awan-awan Terbang melayang Puisi tentang Malam dan Rindu ilustrasi puisi tentang langit malam, puisi malam yang dingin Rindu adalah perasaan yang bisa dirasakan siapa saja. Saat kamu merasakannya, ungkapkan dengan puisi malam rindu. Cek beberapa contoh puisi rindu di bawah ini! 10. “Rindu di Sudut Malam” Malam sunyi mencekam Menyayat daging hingga mengerang Menjerit hingga suara putus Inikah rindu? Rindu terkadang teramat menyakitkan Meremukkan hati hingga jadi debu Meniupkan belati yang tertancap asmara Sakit di ujung rasa Tuhan, tawanlah rasa rindu ini Kurung saja ia di sudut jeruji Ajari ia cara bersabar dan bertahan Agar ia tidak memakanku secara perlahan Merindukan seseorang teramat menyakitkan Ingin rasanya kusobek rasa itu hingga berkeping Takkan kupelihara karena akan membunuhku Hanya bersabar dan tabah yang bisa aku lakukan 11. “Kangen Malam” Senja merona Mengisyaratkan petang tiba Hewan malam mulai menyanyikan lagu Saat temaram mulai menyodok Sunyi mulai senyap Didampingi lentera temaram Aku terbaring dalam keheningan Lamunan menerawang Ke kangen yang dalam Kangen yang tidak juga tersampaikan Makin dalam 12. “Harapku Membeku” Rindu ini tiba-tiba menyergap menyeruak dalam sunyi yang gelap tak berhenti kulantunkan harap suatu saat dalam satu atap Aku masih saja lupa, selalu mengingatmu sepanjang waktu lalu diam-diam merindu sakitnya – kau bukan milikku Sudah malam mari larut dalam pejam kamu mungkin akan terus diam sementara aku mencintai terlalu dalam Puisi Malam Pendek ilustrasi puisi pendek malam yang dingin, puisi tentang bulan di malam hari Sedang mencari puisi yang tak terlalu panjang? Intip saja puisi malam pendek sebagai referensi berikut ini! 13. “Kerinduan Malam” Warna senja yang begitu merona Mengisyaratkan malam segera tiba Hewan malam mulai menyuarakan lagu-lagunya Saat temaram mulai muncul Didamping lampu lentera Aku terbaring dalam kesunyian malam Perasaan rindu yang tidak tersampaikan Makin dalam… 14. “Duka Malam” Entah pada malam yang mana aku akhirnya berhenti bercerita Belum habis rasanya coretan dalam hati ku baca Bahkan, makin terisi penuh Oleh sebuah luka dari kisah ini Malam, tidakkah kamu bosan mendengarkannya Sunyimu justru hadirkan duka Salahkah jika aku menyalahkan Kamu yang tidak pernah memberi jawaban Saat gelapnya mulai selimuti cahaya Di situlah jiwa akan bercerita Bukan salah malam yang sunyi Namun, luka dan duka jadi benci 15. “Malam” Gemercik gema Entah karena apa Terlalu banyak goresan Semilir membawa debu Mungkin ingin mengabarkan rindu Atau… Puncak ranting usang Lumat di giling waktu Sembari ku lipat sambil berharap Ku simpan di sela nada Bukan puisi yang bisa membuatku Gila kata Senyum itu tidak luruh digenggam 16. “Terlambat” Seakan berlari, hari berganti dengan cepat menuju gelap Membawa penat yang dititipkan penduduk bumi untuk diadukan Aku, salah satu yang memberikan kotak aduan dengan label prioritas Berharap sampai kepada yang bertempat di langit tertinggi dengan segera Namun, terlambat Kotak itu tergeletak di ambang pintu Seakan terlupa bahwa aku memiliki pesan pengetuk pintu surga Dia terlalu lelah hari ini Mengelar karpet hitam di angkasa dengan sisa tenaga Malas menggantungkan bintang-bintang sebagai orkestra lagu selamat tidur Harapan yang ku bungkus rapi menguap Menjadi ringan seperti asap Puisi Malam Kehidupan ilustrasi puisi tentang malam dan rindu, puisi tentang bulan di malam hari Jika contoh di atas masih kurang, jangan panik. Intip saja puisi malam yang sunyi tentang kehidupan berikut ini! 17. “Petaka” Hujan turun tidak mengenal ampun Terlampau beringas untuk sebuah jabat tangan persaudaraan Mungkin langit dan bumi sedang bertentangan Dengan atau tanpa kibaran bendera perang Diam terdiam Tangis menyusup lembut menyela bunyi deras hujan Mengharap kasih Menawarkan perdamaian Langit menolak Tanpa tumbal perkelahian akan terus dia kobarkan Petaka Langit menjadi begitu arogannya Menukar dengan dosa manusia hanya menangis pilu Malam ini dalam sunyi 18. “Kuasa Pencipta” Sebilah pisau ku sayatkan dengan lincah Memotong sebagian dirimu untuk ku satukan denganku Aku melakukan dengan cepat Penuh perhitungan agar tidak satu pun yang mampu meniru Sebelum kamu dihilangkan, atau aku yang dicomot pergi Menghunus seperti doa yang suci melindungi Hilang kamu, tidak ada lagi Sebagian darimu adalah penawar rindu Hilang kamu, tidak ada lagi Raut yang bisa dibelai dengan tangan yang terulur jauh melenyapkan jeda Hilang kamu, tidak ada lagi Duduk bersila menghadap panorama senja 19. “Setia” Andai aku lupa Ingatkanlah aku Akan indahnya cinta Saat ku bersamamu Andai aku ingat Ajarkanlah aku sayang Agar kenangan pahit itu Tidak akan pernah datang mengenang Kamu mengajarkanku Tentang semua rasa itu Bisa terkumpul menjadi satu Hingga adunannya adalah rindu yang menggebu Selagi rasa setia itu padu Selagi itu kasih sayang terpatri jitu Melambai lambai tanpa jemu Siang dan malam terbuat syahdu Kamu adalah satu Dewa bisikan asmaraku dan rindu ini Hanyalah untukmu 20. “Malam” Gemercik gema Entah… Terlalu banyak goresan Semilir yang membawa debu Mungkin mengabarkan rindu Atau Pucuk ranting usang Lumat digiling waktu Sembari ku lipat harap Ku simpan di sela nada Bukan puisi yang membuatku gila kata Senyum itu tidak luruh digenggam waktu Sajak rindu *** Semoga pembahasan puisi tentang malam di atas dapat bermanfaat untuk Property People, ya! Simak terus informasi seputar contoh puisi hanya di Berita Indonesia. Tak lupa juga untuk membuka laman Google News kami untuk baca berita edukatif lainnya! Sedang berburu rumah dijual seperti Gallery West Residences di Kebon Jeruk, Jakarta Barat? Wujudkan angan untuk miliki hunian menarik hanya di karena mencari properti kini jadi SegampangItu. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Renungan MalamKala sang surya perlahan menghilang di ufuk baratmenyisakan senja yang jingga tanpa sadar langit hitam pun perlahan membentangsebagai isyarat kepada alambahwa siang kan tergantikan malam yang panjangKala ku terlelap ku terjaga hati kecilku berbisik betapa mulia Maha Penciptapergantian singa dan malam tertata sempurna 1 2 3 4 5 Lihat Puisi Selengkapnya Puisi tentang kamu. Kata tentang bila di pergunakan pada suatu pembicaraan atau penulisan berarti perihal atau hal, biasa pula diartikan kira kira, mengenai serta lain-lain tergantung asal pembicara atau penulisan, akan di pergunakan kemana istilah tentang tersebut. Kata/ kosakata tentang juga bisa di pergunakan menujukkan sesuatu, seperti, tentang rasa, atau aku kau dan dia dan banyak lagi kosakata berkaitan, menggunakan kosakata tersebut, Nah puisi yang diupdate ini merupakan kumpulan puisi mengunakan kosakata tentang. Tiga Puisi Bertema Tentang KamuBerkaitan dengan kata tentang kamu, dibawah ini tiga puisi tentang kamu, adapun masing masing judul puisinya antara tentang kamu Puisi tentang cinta dan rindu Puisi tentang kamu II Salah satu penggalan baitnya. "tentang cinta dan rindu Kehadiranmu membuat hidupku lebih indah Senyumanmu seolah-olah melelehkan hatiku, Semua akan terasa manis bila melihatmu, entah sampai kapan aku harus terus berharap akan dirimu". Selengkapnya dari bait ini, disimak saj apuisinya di bawah Tentang KamuWajahmu selalu terbayang dibenak ku Ketika menatap matamu yang indah. Getaran cinta itu mulai merambah Mendengar suaramu yang merdu, Membuat hatiku terasa syahdu Hati ini rasanya ingin memilikimu seutuhnya Tak sanggup aku memendam rasa ini padamu Rasanya aku ingin menjadi bagian terpenting dalam hidupmu Kaulah orang terkasih yang kini ada didalam hidupku Kaulah pujaan hatiku,saat ku sebut namamu Seakan-akan hatiku tidak ingin lepas darimu Kehadiranmu membuat hidupku lebih indah Senyuman mu seolah-olah melelehkan hatiku Semua akan terasa manis bila melihatmu Ini tentang kamu... Kamu yang selalu membuatku berharap Namun,entah sampai kapan aku harus terus berharap akan dirimuPUISI TENTANG KAMUtentang kamu rikma kamu legam kemilau sentuh hasrat aku gerai semerbak harum nawastu buat aku berandai-andai tentang kamu mata kamu tajam berbinar tatap hasrat aku kagumi kamu asa kita menyatu wajar saat pandang kita beradu tentang kamu bibir kamu alami lembut kulum hasrat aku manjai ingin kita saling berpagut tak putus ingin kecup abadi tentang kamu raga kamu gemulai indah dekap hasrat aku membelai hangat kita menghapus gundah tak takut hadapi badai Puisi Tentang Cinta dan RinduIni malam terang bulan yang bernyanyi riang. Mengiringi ratusan malam yang telah tenggelam.. dalam tabir rindu dan kesetiaan.. Masih ku ingat dulu. ketika cinta mekar bearoma rindu... Disesayat lembar waktu.. cinta bertuah naungi kilau matamu... masih ku ingat dulu. kala masih mengalir darah rindu di hatiku. merambat memenuhi palung dan jurang kecerianku.. Masih tentang cinta dan rindu yang getarnya tak kan pudar apalagi musnah di hempas waktu. ia mengenal tempat untuk mekar ia mampu menahan terpaan ganasnya badai. walau air mata turun bagai hujan... Cinta dan rindu takkan pernah pudar.. Sampai embun teteskan kehangatan malam.. Cinta dan kerinduan adalah kehidupan.. walau dalam gurun gersang dan lautan badai penuh gelombang permusuhan. Sampai saat ini.. Cinta dan rindu itu masih setia temani nafasku.. - Demikianlah puisi tentang kamu. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga puisi tentang kamu diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung. Puisi Tentang Malam Singkat, Foto Unsplash/Nathan AndersonPada hakikatnya, malam bukan hanya selalu tentang pergantian waktu pada saat tenggelamnya matahari saja. Namun, ketika direnungkan lebih dalam, malam memiliki makna tersendiri, yaitu ketika Tuhan ingin menunjukkan cinta dan menikmati keindahan malam, kamu bisa membaca beberapa puisi tentang malam yang singkat. Yuk, simak beberapa puisi tentang malam singkat tapi penuh makna di bawah ini!Puisi Tentang Malam Singkat Puisi Tentang Malam Singkat, Foto Unsplash/Vincentiu SolomonBerikut adalah contoh beberapa puisi tentang malam singkat yang dapat kamu jadikan sebagai bahan renungan dikutip dari Selamat MalamSelamat malam? Ah, tidak!Kita terpaksa harus berpisah saat malamBisakah kita tetap bersama saja?Itu akan menjadi lebih baikBagaimana saya bisa menyebut satu per satu malam itu baikKalau dengan kegelapan kita harus berpisahMalam akan terasa indah dengan cinta dan kasih sayangNamun mereka tidak pernah mengucapkan selamat malam2. Curah MalamBicaralah kepada langit yang heningMengenai beratnya kehidupan yang kamu laluiCukup dengar saja, tak perlu dimengertiBicaralah pada embusan angin yang menusuk hatiDan tetap ingat, aku tidak meminta untuk diakuiBicaralah pada kegelapan malamAkan hilangnya mimpi-mimpi dalam satu janjiAwas, jangan sampai kamu kembali3. Sepertiga MalamkuBulan pernah menjadi purnamaBintang juga tak selalu berkilau ceriaDaun tidak selalu menempel pada rantingnyaAwan tidak selamanya berwarna biruRoda kehidupan sedang berputarPelangi muncul setelah hujan badaiInginkan terang dalam kegelapanInginkan lebih dari semua kemampuanDengarkan rintihanku pada malam iniApakah salah jika aku memintaApakan keliru jika aku menggebuKu berdoa di sepertiga malamUntuk memohon pengampunan4. Coretan MalamSelamat malam untuk penguasa duniaPemilik seluruh kasih dan cintaHanya kepada-Mulah semua hati memintaEngkaulah tempat bersimpuh pasrah tak berdayaKulukiskan semua cinta hanya untuk-MuKucoret keindahan malam dengan tinta hitamBerharap Engkau mengabulkanBagaimana? Indah, bukan? Demikianlah beberapa puisi tentang malam singkat yang dapat kamu jadikan sebagai renungan. Semoga bermanfaat. adm Ketika berada jauh dari orang-orang yang disayangi wajar saja kita merasakan rindu. Rindu sering terasa pada malam hari ketika sudah tidak banyak beraktivitas. Sebenarnya cara melepas rindu adalah dengan bertemu. Namun, bagaimana jika jauh atau LDR. Meskipun jarak memisahkan dan tidak bisa bertemu setiap saat. Puisi Malam Rindu Namun dapat melepas rindu dan mengungkapkan kerinduan melalui puisi yang indah. Puisi ini sebagai ungkapan perasaan terhadap orang yang jauh di sana tetapi tidak bisa bertemu. Mengutip buku Antologi Puisi Sajak Rindu karya Petrus Prambanan 2020 22, inilah deretan puisi tentang malam dan rindu seseorang yang bisa kamu gunakan sebagai gambaran perasaanmu 1. Memeluk Sepi Oleh Lintang Pancer Sore Saat malam merangkak menghampiri Saat itu juga bayangmu selalu hadir memeluk sepi Saat hari beranjak gelap Bersama dengan rindu Yang datang menyergap Bagai hawa dingin di waktu subuh Kepadamu kutambatkan sebuah hati Cinta ini adalah cinta yang sepi Cinta bisu yang tak sanggup kusampaikan dari hati 2. Rindu Oleh Lintang Pancer Sore Hatiku selalu menyimpan Sajak rindu yang kupendam Dalam jejak sunyi kudiam Setiap waktu terasa menikam Hatiku selalu nyanyikan nada-nada sendi kepedihan Yang akan senandungkan pada malam kelam Di kala bayangmu hadirkan ingatan Hatiku selalu rindukan kasih pujaan Di siang malamku yang kesepian Namun mengapa semua hanya angan Tak bisakah rindu cinta ini kembali disatukan Tuk raih mimpi yang pernah kurindukan 3. Juwita Angin malam semerbak Wangi bunga dalam hening khayalan asmara Hatiku rawan menanti kehadiran Dewi Malam pancaran bahagia Kuingin selamanya Mendambakan khayalanku Tuk kau Juwita dalam hening dalam lamunan menanti Kedatanganmu Dewi Malam Kuingin selamanya Mendambakan khayalan tuk Juwita Selama tidur untuk temani Malam kurindu 4. Rindu Bukan Milikmu Saja Oleh Praminto Nugroho Pejamlah, lihat yang lesat dari mataku Mencerabut denyut hati tanpa permisi Menarik kata dari puisi Hampir-hampir kehilangan arti Dalam ketidakrelaan ketiadaanmu Membilang detik-detik hampa Mengukur waktu kian berdebu Masih dengan rindu yang sama Setiap yang kutemui merupa dirimu Impian utuh memanggil dari jauh Melambai tanpa angin labuh Tersangkut di ujung doa 5. Kerinduan Oleh Tri Astuti Aku titipkan rinduku kepada angin yang berhembus Yang perlahan menyusuri malam yang syahdu Dan kuberharap kau merasakan rinduku 6. Menunggu Pulang Oleh Priminto Nugroho Pulanglah sayang Hati yang mencintamu menunggumu Bagaimana harus kujelaskan rasanya terbelenggu rindu Jangan tersesat sayang Cinta akan membawamu pulang Tidaklah hatimu merasa sendirian Selalu ada rindu bersamamu Hari-hari tanpamu Separuh aku lepas Memburumu kian kemari Hingga negeri-negeri jauh Beri aku kabar indah dari bukit-bukit Luzern Atau burung-burung kota Milan yang menghampirimu Rindu kita akan terus bersanding 7. Percakapan Malam Oleh Danny Faldy Hujan yang mengguyur sesaat, Menyisakan genangan dalam keheningan Duduk di depan serambi depan, Katanya memecah kesunyian. Tapi biarlah sunyi, Biarlah kujaga malam ini. Aku ingin sendiri, Menuliskanmu seperti ini. Mengusir rindu yang menghujani hati Meski di luar hujan telah terhenti. Sudahlah, hujan seperti takdir, Tak mungkin kembali ke langit lagi. Dan aku terdiam 8. Puisi Malam Oleh Suryati Sur Wajah sang rembulan Mengirim sebuah kerinduan Menikam hasrat pada malam Mengajak dalam sepinya Dengan barisan notasi cinta Syair tentang legenda asmara Mengajaknya bercengkrama Bagi jiwa yang mendamba Meski hanya pengembaraan mimpiku Mengeringkan sisa penuh malam Mengurai sepi bersamamu Malam ini miliki kita berdua 9. Rindu Membunuhku Oleh Xx Rindu bergelayut di bibit langit Menatap rembulan tenggelam Hati tercabik segala resah meratap hampa Gersang kekata mengusuk malam Setumpuk kerinduan menikam hati Tajam merayap senyap bibir membisu Jemari lincah merobek selimut Mengeja buncahan mimpi Di hamparan altar tubuh menggelepar Lapar riuh kehangatan asmaradana Pelayaran cinta tenggelam di pusaran bumi Remuk segala asa Tanpa ada keseimbangan nyata Beristirahat menatap buram jendela fajar Dengan airmata kusam membingkai lara 10. Sepenggal Kata Tentang Kerinduan Oleh Ukiran Jiwa Malam hening membisu Diam dengan seribu bahasa Menikmati lagu-lagu syahdu Sebagai penghibur, lara hati Jiwaku, pada peraduan Telah hanyut dalam lena Carita tentang rindu kehidupan Dalam nyanyian yang kudengar Kabar anginpun, berbisik masa lalu Dari telapak jejak-jejak kelam Di setiap lembaran-lembaran hitam Telah mengukir sejarah silam 11. Puisi Cinta Kerinduan Oleh Jingga Asmara Jiwa Malam ku semakin larut Aku hanya berteman dengan sepi Terselip cemasku mendalam Terselip kerinduan yang kian gusar Cemburu di hatiku mulai terbakar Cemas dengan ketiadaanmu Rindu akan kehadiranmu Gelisah menanti kedatanganmu Cemburu tak menentu Bayanganmu menyiksaku dalam bingkai pigurku Apakah engkau datang Cemasku membias curiga Cemburu kian membara Mengharap semua itu hanya prasangka wahai kasih tercinta Bisa kah kau rasa apa yang kini kurasakan Ketika tanpamu

puisi tentang malam dan kamu